Sekitar seminggu yang lalu aku merasa ketakutan sekali ketika buang air besar. Karena waktu melakukan buang air besar disertai dengan keluarnya darah dan sedikit rasa sakit yang perih.
Dan ketika dubur aku raba, aku rasakan ada pembengkakan disana. Langsung saja aku teringat denganwasir.
Dan memang benar, ketika aku melakukan pencarian tentang keluarnya darah pada waktu buang air besar dan terjadi pembengkakan anus, disebutkan itu adalah penyakit wasir.
Keesokan harinya aku periksa ke dokter, dan hasil diagnosa dokter adalah aku terkena wasir dalam. Karena pembengkakan terjadi di atas (dalam).
Selain mencari tanda-tanda penyakit wasir di internet, aku juga mencari jenis, cara penanggulangan dan pencegahannya. Mungkin bisa membantu teman-teman yang belum tahu tentang wasir.
Jenis-Jenis Wasir
- Wasir Dalam (Hemoroid Interna)
Gejala yang paling sering muncul adalah perdarahan tanpa rasa sakit saat buang air besar dengan feses yang keras.
Dibagi dalam 3 derajat:- Derajat I (dini) : tidak menonjol melalui anus (dubur).
- Derajat II : sudah menonjol dan dapat menonjol melewati dubur sesudah penderita buang air besar.
- Derajat III : menonjol secara menetap.
Untuk memperlancar proses penyembuhan, penderita bisa melakukan beberapa hal:
- Menghirup udara bersih dalam-dalam sambil menarik masuk dubur sekuat-kuatnya (ke dalam), kemudian hembuskan napas pelan-pelan sambil mengendurkan dubur. Ulangi 10-25 kali, 2-3 kali sehari.
- Lakukan gerakan jongkok pelan-pelan sebanyak 25 kali. Saat jongkok, keluarkan napas dan saat berdiri tarik napas dalam-dalam.
- Makan sayur dan buah yang cukup banyak dan mengurangi konsumsi cabai dan makanan yang pedas-pedas.
- Tidur cukup.
- Jangan duduk terlalu lama.
- Senam /olahraga yang cukup.
- Mengonsumsi obat pelancar buang air besar, obat yang dimasukkan ke dalam dubur untuk mencegah infeksi dan vitamin P, misal venasol, varemoid, essaven, dan lain-lain.
- Wasir Luar (Hemoroid Eksterna)
Ini adalah varises di bawah otot dan biasanya berhubungan dengan kulit. Gejalanya adalah ada benjolan di anus (dubur), kadang berdarah, buang air besar campur darah, terasa perih, nyeri, atau panas.
Penyebab Wasir
- Obstipasi (konstipasi/sembelit) yang menahun.
- Penyakit yang membuat penderita sering mengejan, misalnya: pembesaran prostat jinak ataupun kenker prostat, penyempitan saluran kemih, dan sering melahirkan anak.
- Penekanan kembali aliran darah vena, seperti pada kanker dubur, radang dubur, penyempitan dubur, kenaikan tekanan pembuluh darah porta (di dalam rongga perut), sakit lever jenis sirosis (mengkerut), lemah jantung, dan limpa bengkak.
- Bendungan pada rongga pinggul akibat tumor rahim, atau kehamilan.
- Banyak duduk
- Peregangan. Ini misalnya terjadi pada seseorang yang suka melakukan hubungan seksual yang tidak lazim yaitu anogenital.
Pencegahan
- Jangan sering duduk terlalu lama.
- Hindari sembelit
- Jangan terlalu mengejan kuat pada waktu buang air besar
- Makan minum teratur dan banyak mengandung serat (jagung, umbi, katul, biji-bijian, buah, sayur).
- Olah raga teratur.
- Mengurangi/mencegah stres.
Tautan Lainnya
No Comments »
Leave a Comment
Related Posts:
- None






