Kumpul kebo adalah sebuah istilah yang cukup populer di masyarakat.
Kumpul bisa diartikan sebagai tinggal bersama. Sedangkan kebo diambil dari Bahasa Jawa yang artinya kerbau.
Jadi kalau secara harfiah, kumpul kebo diartikan sebagai tinggal bersama kerbau. ![]()
Tapi kumpul kebo disini bukanlah berarti tinggal bersama kerbau, tapi ditujukan kepada sepasang manusia lawan jenis yang bukan mukhrimnya yang tinggal bersama satu rumah (layaknya suami istri) tanpa ada ikatan perkawinan/pernikahan.
Dan menurut adat yang ada di Indonesia, perbuatan ini adalah tabu, melanggar norma.
Tapi kenapa dinamakan dengan kumpul kebo? Bukan kumpul kuda, kumpul kambing atau lainnya?
Aku sendiri kurang tahu, aku cari-cari di internet juga tidak ada jawaban yang memuaskan.
Tapi bukan asal usul kata kumpul kebo yang ingin aku posting disini, tapi kontroversial dari kumpul kebo itu sendiri di masyarakat yang ingin aku bahas. ![]()
Dalam pandangan masyarakat, perbuatan kumpul kebo adalah perbuatan terlarang, melanggar norma-norma.Dalam pandangan agama juga itu jelas-jelas diharamkan dan merupakan dosa besar dan dimasukkan dalam kategori zinah.
Khususnya pada masyarakat pedesaan atau masyarakat yang hubungan sosial antar tetangganya yang cukup banyak.
Tapi di kota-kota besar atau metropolitan, kumpul kebo mungkin sudah dianggap hal yang biasa.
Tapi bisa saja (dalam sudut pandang pelaku/hak individual), kumpul kebo dianggap sebagai perbuatan yang sah-sah saja. Selama perbuatan itu tidak mengganggu orang lain secara langsung.
Adalah hak setiap orang untuk melakukan apa yang diinginkannya, selama tidak merugikan/mengganggu kepentingan orang lain.
Kalau dilihat secara global, apakah kumpul kebo mengganggu/merugikan kepentingan orang lain? Tidak (itu menurutku). Karena tidak ada dampaknya secara langsung seperti halnya pencurian, perampokan dan lain-lain.
Tapi kenapa masyarakat sangat membencinya? Mungkin karena kebanyakan dalam masyarakat sudah tertanam nilai-nilai agama yang mengharamkan perbuatan tersebut.
Trus, apakah kumpul kebo bisa dimasukkan dalam kategori free sex?
Menurutku tidak juga. Karena pelaku kumpul kebo melakukan aktivitas seks hanya dengan pasangan kumpul kebonya.
Sedangkan pelaku free sex melakukan aktivitas seks dengan gonta ganti pasangan. ![]()
Dalam undang-undang pun hal ini masih ada kerancuan. Disana disebutkan, ancaman hukuman untuk perbuatan zinah adalah 4 tahun, sedangkan untuk kumpul kebo adalah 2 tahun.
Padahal kumpul kebo juga termasuk dalam perbuatan zinah.
Aku memang tidak menemukan isi undang-undangnya yang asli, tapi sebagai referensinya bisa dilihat di Hukumonline.Com, Kompas.
Trus, dilihat dari ulasan diatas, apakah aku setuju dengan kumpul kebo? Ntahlah, aku juga bingung. Tapi yang jelas, selama kita tidak mengganggu atau merugikan kepentingan orang lain, menurutku itu adalah sah-sah saja.
23 Comments »
Leave a Comment
Related Posts:
- None







23 Comment by: RPM from Indonesia
5 October 2007, 10:23 am
Internet Explorer 6.0 on
Windows XP
Using
ck ck ck, wong sing jeneng e kumpul kebo nak baik
22 Comment by: kjsckb from Indonesia
26 January 2007, 12:14 pm
Internet Explorer 6.0 on
Windows XP
Using
jmzdzjfjhbdfzdjfbdafbdfaagkdag;jsdgkgigkguam,vnvd











:-w
fjsdgkdgdgdgdkfg ;xgdgfggikgk..ndgkmg
fgadgadgkjnasdfajd,asdkfaksdfaskdfa
dfgmadlgmalgad.gadmgd
]sdkfgdkjgkjgdkgaggdg
gfjkdgngd
21 Comment by: mbahkeman from Indonesia
24 October 2006, 10:36 pm
Internet Explorer 7.0 on
Windows XP
Using
maksudya agar lebih sopan gitu.. maknya kumpul kebooo. kalo kumpul babi.. mereka tersinggung coy
