Ikut berduka cita atas meninggalnya Bapak Nurcholish Madjid, 30 Agustus 2005. Semoga arwah beliau diterima disisi-Nya. Amin.
Ada teman yang bilang gini ke aku.
“Bila seorang laki-laki mengatakan cinta, sayang atau lainnya yang biasa dikatakan oleh orang pacaran, tapi kemudian si cowok itu memaksakan kehendaknya kepada si cewek, seperti memaksa mencium padahal si cewek gak mau, apakah itu masih disebut cinta?
Jujur saja kalo aku ditodong seperti itu, aku gak bakalan bisa menjawabnya secara pasti.
Tapi mungkin aku masih bisa ngasih pendapat. Cerita sedikit yah. 
Walau aku sendiri baru-baru saja mengalami apa yang dinamakan jatuh cinta, tapi sebelumnya aku juga sudah punya pandangan terhadap cinta itu sendiri.
Read the rest of this entry »
Aku ganti guestbook lagi, skr memakai templatnya comment. Bisa dilihat
disini.
Selamat jalan
Sha. Semoga kamu damai di sisi-Nya.
Tadi malam aku nonton Layar Emas Indonesia di RCTI yang berjudul “Sayekti & Hanafi.
Ceritanya cukup seru dan menarik. Tentang sepasang suami istri yang hampir kehilangan anaknya karena tidak kuat membayar biaya persalinan di rumah sakit.
Pekerjaan Hanafi hanyalah seorang tukang becak, sedangkan istrinya, Sayekti (lagi hamil tua), seorang buruh pasar.
Waktu melahirkan, kebetulan Sayekti dibawa oleh temannya ke rumah swasta. Sayekti dan bayinya pun lahir dengan selamat.
Permasalahannya timbul setelah mereka diberitahu total biaya persalinan, kamar dan perawatan sebesar 3 juta lebih.
Read the rest of this entry »