Apa yang akan kamu lakukan kalau seandainya kamu dihadapkan pada 2 pilihan yang sulit.
Pilihan pertama: kalau kamu memilih ini maka kamu akan membuat keluarga kamu senang tetapi mengorbankan kebahagiaan pribadi kamu sendiri.
Pilihan kedua: kalau kamu memilih ini maka akan membuat kamu bahagia tetapi mengorbankan keluarga kamu sendiri.
Apakah kamu akan memilih salah satu diantara dua itu?
Atau tidak memilih keduanya?
Pertama kali dengar band ini, aku langsung suka lagu-lagunya.
Terutama lagunya yang berjudul “Ketika”, ada yang nyebut juga “Bonuz”, “Untitled”.
Dari nadanya, vocalnya trus petikan gitarnya yang terdengar sangat lembut ditelinga.
Terutama aku sangat suka sama liriknya. 
Ketika kurasakan sudah, ada ruang dihatiku yang kau sentuh
Dan ketika kusadari sudah, tak selalu indah cinta yang ada
Mungkin memang ku yang harus mengerti, bilaku bukan yang ingin kau miliki
Salahkah ku bila, kaulah yang ada dihatiku
Adakah ku singgah dihatiku
Mungkinkah kau rindukan adaku
Adakah ku sedikit dihatimu
Bilakah ku menggangu harimu
Mungkinkah kau tak ingin adaku
Akankah ku sedikit dihatimu
Bila memang ku yang harus mengerti, mengapa cintamu tak dapat kumuliki
Salahkah ku bila, kaulah yang ada dihatiku
Kau yang ada dihatiku
Kau yang ada dihatiku
Bila cinta kita tak kan tercipta, ku hanya sekedar ingin tuk mengerti
Adakah diriku, oh singgah dihatimu
Dan bilakah kau tau, kaulah yang ada dihatiku
Kau yang ada dihatiku
Adakah ku dihatimu
Bisa di download disini
Tadi malam sekitar jam 23.00 aku lagi nonton acara “Kupas Tuntas” di TransTV. Saat itu temanya lumayan menarik.
Diceritakan di kota Medan, Sumut, ada seorang guru SMA yang menjadi mucikari/germo murid-muridnya sendiri. Guru itu memakai nama samaran Edward.
Dalam wawancara, si guru mengatakan kalau dalam jam sekolah dia adalah sebagai guru tetapi pada luar jam sekolah dia berganti profesi menjadi mucikari.
Read the rest of this entry »
Masih ingat kerusuhan yang terjadi pada tanggal 15-7-2005? Dimana terjadi penyerbuan ribuan orang yang menamakan dirinya Gerakan Umat Islam Indonesia ke kampus Mubarak yang merupakan tempat pertemuan Jamaah Ahmadiyah.
Aksi tersebut banyak menimbulkan pro dan kontra dari banyak kalangan.
Seperti sejumlah organisasi Islam dan tokoh antaragama yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Kebebasan Beragama, mereka mengutuk serangan tersebut.
Menurut Sukidi, penyerangan itu merupakan bentuk kegagalan dari pemerintah dalam melindungi kebebasan beragama bagi setiap warga negaranya. “Aparat malahan memberi perlindungan terhadap pelaku perusakan yang jelas-jelas telah melanggar aturan. Hal ini menunjukkan bentuk negara yang tidak beradab karena memberi ruang yang terbuka bagi kelompok yang tidak beradab melakukan pelanggaran hukum,” kata Sukidi.
Read the rest of this entry »
Aku libur dulu untuk beberapa hari. Pergi ke pulau
Madura karena ada urusan.