Kemaren lusa, Minggu 24-04-2005, adik dari Bu Kost, mas Joko sekeluarga baru datang dari tempat tinggalnya, Irian Jaya. Kalau gak salah waktu itu sekitar jam 7 malam, aku bareng temen lagi-lagi asyik nonton F1. Trus dikejutkan suara tangis anak yang keras banget, kayaknya seh lebih mirip orang menjerit. Ternyata mas Joko yang datang.
Pertamanya seh aku pikir, anak kecil seumuran 2 tahun, menangis itu adalah hal yang biasa.
Nah, tadi malam baru aku pikir ulang lagi, soalnya keponakan Bu Kost itu nangis lagi (modelnya menjerit-jerit), dan waktunya menurutku rekor banget, nangis sekitar 2 jam. Gila gak??
Jadi hari ini aku nyari refrensi, gejala apakah kenapa anak bisa nangis sampe menjerit-jerit kayak gitu.
Biasalah aku memakai jasa dari Paman Google.
Disana aku temukan situs E-Psikologi.Com. Disana disebutkan, bahwa gejala anak yang menangis seperti menjerit-jerit itu disebut sebagai Temper Tantrums atau atau suatu luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol.
Ciri-ciri Temper Tantrums adalah:
- Memiliki kebiasaan tidur, makan dan buang air besar tidak teratur.
- Sulit menyukai situasi, makanan dan orang-orang baru.
- Lambat beradaptasi terhadap perubahan.
- Moodnya (suasana hati) lebih sering negatif.
- Mudah terprovokasi, gampang merasa marah/kesal.
- Sulit dialihkan perhatiannya.
Contoh perilaku anak Tantrum diantaranya adalah menggigit, memukul, menendang, mennjerit, dll.
Faktor penyebab Temper Tantrums:
- Terhalangnya keinginan anak mendapatkan sesuatu.
- Ketidakmampuan anak mengungkapkan diri.
- Tidak terpenuhinya kebutuhan.
- Pola asuh orangtua
- Anak merasa lelah, lapar, atau dalam keadaan sakit.
- Anak sedang stres (akibat tugas sekolah, dll) dan karena merasa tidak aman (insecure).
Sedang jika Tantrum terjadi, maka tindakan yang sebaiknya dilakukan orang tua adalah:
- Memastikan segalanya aman. Seperti jika Tantrum terjadi di muka umum, pindahkan anak ke tempat yang aman untuknya melampiaskan emosi.
- Orangtua harus tetap tenang, berusaha menjaga emosinya sendiri agar tetap tenang.
- Tidak mengacuhkan Tantrum anak (ignore).
- Jika perilaku Tantrum dari menit ke menit malahan bertambah buruk dan tidak selesai-selesai, selama anak tidak memukul-mukul Anda, peluk anak dengan rasa cinta. Tapi jika rasanya tidak bisa memeluk anak dengan cinta (karena Anda sendiri rasanya malu dan jengkel dengan kelakuan anak), minimal Anda duduk atau berdiri berada dekat dengannya.
Jadi kalau seandainya ini terjadi pada anak, adik, atau salah satu anggota keluarga anda, jangan dianggap remeh karena itu bisa saja Temper Tantrums.
Kalau anda tertarik untuk mengetahui lebih jauh dari Temper Tantrums ini, silahkan baca E-Psikologi.Com











1 Comment by: bayu from Indonesia
26 April 2005, 4:46 pm
Firefox 1.0.3 on
Windows XP
Using
Temper Tantrums yah namanya…
anak tetangga gue sering gini eui,..
2 Comment by: fisto from Indonesia
29 April 2005, 12:45 pm
Firefox 1.0.2 on
Windows XP
Using
oo..berarti gw juga pengidap tempet tanstrums ya….pantesan suka treak2 gak jelas gitu kalo lagi maen basket…
3 Comment by: yonky from Singapore
29 April 2005, 2:34 pm
Internet Explorer 6.0 on
Windows Server 2003
Using
mungkin aja ya
4 Comment by: reredeny from Singapore
29 April 2005, 3:30 pm
Opera 7.54 on
Windows XP
Using
waduuuuhh…aku juga nih……

5 Comment by: prima from Indonesia
26 May 2005, 3:03 pm
Internet Explorer 6.0 on
Windows XP
Using
sumpekkkkkkkkk
6 Comment by: yonky from Singapore
7 June 2005, 11:54 am
Internet Explorer 6.0 on
Windows XP
Using
#5. ngapan sumpek?
7 Comment by: tiva from United States
15 April 2006, 9:25 am
Internet Explorer 5.0 on
Windows 98
Using
OOooh….jadi tau gw klo itu namanya Tantrums!
…
padahal keponakan pacar gue sering begitu lho…
8 Comment by: MiRanDa from France
16 April 2007, 11:34 am
Firefox 2.0.0.3 on
Windows XP
Using
ooo…bgtu…


ak bru tau…
tp yg psti akga mengindap hal sprti ntu….



klo yg mempunyai hal sprti ntu b’arti anda kekurangan Vit.A,B.C……..Z ha..ha…



ga dech b’canda,,,,

































