Menurut hasil riset yang dipublikasikan oleh koran The Times dan The Guardian, Jumat (22/4/2005), dan disponsori oleh Hewlett Packard (HP), menyebutkan bahwa “kecanduan penggunaan email dan layanan pesan pendek (short message service/SMS) lebih buruk dan lebih merusak kecerdasan daripada kecanduan ganja.”
Kecanduan penggunaan email dan SMS menyebabkan ngantuk, apatis dan gangguan konsentrasi. Terungkap juga bahwa email dan SMS ternyata merupakan kegiatan yang membuat ketagihan.
Selain itu juga menyebabkan kecerdasan intelektual (IQ) mengalami penurunan sementara hingga 10 poin.
“Padahal pada pengguna ganja penurunan IQ-nya rata-rata hanya 4 poin”, kata para peneliti prihatin. Mereka menyebut gejala ini sebagai infomania, sebuah sindrom baru berupa pencarian nerotik untuk kepuasan informasional.
Selengkapnya bisa dibaca di Detikinet.Com.
Disana juga disebutkan akibat lainnya dari email dan SMS adalah dapat menimbulkan obsesi, seperti terobsesi untuk selalu dapat dihubungi dan ingin selalu bisa membalas secepatnya.
Kalau hal ini mungkin bisa benar, karena saya sendiri mengalaminya.
Cuma kalau dikatakan dapat menurunkan tingkat IQ, menurutku masih belum jelas, benar-benar terbukti atau belum.
Tapi kalau seandainya bukti-buktinya sudah ada dan jelas, siapkah anda meninggalkan kegiatan ber-email dan ber-sms?











1 Comment by: alex from China
24 April 2005, 2:14 pm
Firefox 1.0.1 on
Windows Server 2003
Using
kalo gitu ganja bisa diizinkan donnnk
2 Comment by: yonky from Singapore
24 April 2005, 9:02 pm
Opera 7.54 on
Windows Server 2003
Using
apa mau bikin petisi biar ganja bisa diijinkan?